| 0 comments ]

Team Educating and Equipping Tomorrow's Justice Reformers (E2J) berkunjung ke Fakultas Hukum (FH) UGM untuk mengadakan pembahasan teknis persiapan pelaksanaan Legal Clinic Education (CLE) di FH UGM.

Dekan FH Prof Dr Marsudi Triatmodjo SH LLM mengatakan, metode CLE merupakan terobosan baru yang diperlukan untuk memastikan bahwa setiap lulusan sarjana hukum akan memiliki keterampilan/skill dalam menerapkan ilmu hukum sesuai dengan permasalahan hukum yang dihadapi oleh masyarakat sesuai dengan acuan dalam kerangka kualifikasi nasional Indonesia.

"Ini merupakan suatu program pengajaran yang didasarkan pada metode pengajaran yang interaktif dan reflektif serta berisikan pengetahuan, nilai dan keahlian praktis yang memampukan mahasiswa untuk memberikan pelayanan hukum dan menciptakan keadilan sosial," paparnya.

Dia berharap, dukungan dari program E2J itu akan menjadi poin penting bagi FH UGM untuk memulai penerapan CLE dalam kurikulumnya. Sebab menurut rencana pada tahun 2012 akan dibuka empat buah klinik yakni PLKH Klinik Peradilan Pidana, PLKH Klinik Kejaksaan, PLKH Klinik Anti Korupsi dan PLKH Klinik Organisasi Masyakarat Sipil.

Kehadiran CLE tersebut diharapkan akan memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk bekerja secara langsung di bawah bimbingan institusi mitra baik di pengadilan, kepolisian, kejaksaan maupun CSO dengan kasus nyata yang ada di masyarakat.

Sementara itu dalam sambutannya Eric James Graham Putzig BA JD selaku ''Chief of Party the Asia Foundation'' mengatakan bahwa dukungan dari program E2J itu akan diberikan selama empat tahun ke depan, dimana tim E2J akan memfasilitasi beberapa hal yang dirasa perlu untuk membantu FH UGM dalam mengembangkan CLE.

Salah satu program pengembangan tersebut termasuk mendatangkan pengajar dari University of Washington untuk memberikan pengantar CLE kepada para dosen. "Para dosen tersebut nantinya akan mengajarkan CLE kepada mahasiswa dan mengirimkan satu staf pengajar CLE dari FH UGM untuk belajar CLE secara langsung di Washington University (Program LLM)," katanya.

0 comments

Post a Comment